"Orang jahat adalah orang baik yang tersakiti". Menilik kembali cuplikan kata-kata sebuah film yang sedang jadi tranding topik pekan ini, yang banyak dijadikan qoute-quote penghias akun-akun di media sosial. Dan tak jarang banyak yang membenarkan kata-kata itu. Apa pesan moral yang didapat dari kata-kata itu ?
Menurutku,kalimat diatas menggambarkan bahwa sah-sah saja seseorang berlaku jahat, kejam, bahkan psikopat dengan tujuan untuk membalas jika ia disakiti. Padahal sebuah kejahatan tidak perlu dibalas dengan kejahatan juga.
Jika kita berpikir bahwa yang jahat harus selalu dibalas jahat, maka perbuatan jahat tidak akan pernah berkurang bahkan bertambah dimuka bumi ini. Karena setiap orang berpotensi tersakiti dan akan membalas dengan perbuatan yang sama atau lebih kejam, dan menghasilkan efek domino.
Psikologis dan terapis perilaku Karyn Hall mengatakan bahwa ketika seseorang membalas dendam atas perbuatan orang kepadanya akan mendatangkan rasa puas, namun itu hanya sementara karena perbuatannya itu akan membawa dampak pada kejiwaan yang bisa berakibat tindakan lanjutan yang lebih kejam.
Oleh karena itu jika ada yang merasa bahwa kata-kata film diatas adalah benar maka bisa dipastikan mentalnya tidak kuat untuk menerima setiap permasalahan hidup. Karena hidup rentan disakiti, bisa jadi secara sadar ataupun tidak sadar oleh pelaku namun tidak perlu menjadi jahat ketika tersakiti.
Baginda Rasul SAW telah memberikan contoh, meski dicemooh, dilempari hingga berdarah, diletakkan kotoran unta saat sujud.Namun tidak membuatnya membalas dengan hal yang sama atau lebih kejam. Beliau justru menunjukkan sikap baik kepada semua orang sehingga akhirnya banyak yang sadar bahwa yang dibawa olehnya adalah ajaran kebaikan.
Hal itu terjadi ketika orang-orang menyakiti pribadi Rasulullah, dalam sirahnya pun pernah dikisahkan seorang Yahudi buta yang tiap hari duduk ditepi pasar dan tak melakukan apapun kecuali meminta-minta dan mencaci maki Rasul. Tapi yang dilakukan oleh beliau adalah tak pernah alpa memberi makan orang itu tiap hari dengan tangannya. Hingga beliau wafat dan Sang Yahudi tersadarkan, kemudian bersyahadat dan menerima ajaran yang dibawa oleh beliau.
See? Buah dari kejahatan dibalas kebaikan itu lebih dahsyat kan ? Daripada harus membalas dengan kejahatan lagi.
Salam Kebaikan dari Timur Halmahera
Oleh: Mardha Umagapi

Aq berpikir hal yg sama pasa hakikatnya semua org itu baik, lalu suatu kejadian membuatnya berperilaku berbeda
BalasHapusSemangat menjadi baik
HapusKalau bisa jadi orang baik, kenapa harus jadi orang jahat😊
BalasHapusBetul sekali
HapusJoker pun bisa diistilahkan badut berdarah dingin (menurutku)
BalasHapusMenyeramkan ya...
HapusKebaikanlah yang akhirnya menang, dan selalu berpikiran positip dalam hidup ini
BalasHapusKebaikanlah yang akhirnya menang, dan selalu berpikiran positip dalam hidup ini
BalasHapusBener banget mbak. Akupun kurang setuju quote-quote yang bertebaran sejak "demam joker".
BalasHapus